PUISI – Dalam Tak Berdaya

 

 

Sebuah rasa sesal menjejal di titik rawan

Menjadi sebuah bomerang yang menyedihkan

 

Dalam alunan dawai yang lembut

Terbasuh hati ingin memaki

Dalam ramainya alunan musik yang keras

Bertambah perih hati mencaci

 

Inginku rasakan perbedaan

Yang bisa menenangkan jiwa

Yang bisa mengerti sakitnya luka ini

Dan yang bisa mengobati tanpa merasa perih

 

Sore itu begitu indah dipandang

Dedaungan adzan kian menelusupi batin

Rasa marah telah sirna dengan seketika

Begitu segera kubasuh dengan air penuh keberkahan

Lemas terasa diri ini menghadap sang ilahi

Bertekuk lutut di pergelaran sajadah

Beristghfar tiada henti

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s